GANESHA FILM FESTIVAL 2016




VIDEO


See more ...

GANFFEST 2016 PRE-EVENT


TIGIGIREUN


CIKAPUNDUNG RIVERSPORT


23 JANUARI 2016 - 18.00


FREE ENTRY - FREE POPCORN

liga film mahasiswa itb mempersembahkan

GANESHA FILM FESTIVAL 2016


19-21 FEBRUARI 2016 | KAMPUS ITB


MAIN EVENT


menampilkan Program KOMPETISI yang dikurasi dari 342 film Calling Entry serta 44 film pendek lainnya dalam program:


diorama | horison | shorts delight! bandung nu aing! | dalang-dalang mula


JURI:

ifa isfansyah - mikael johani - sidi saleh




Terdapat berbagai wahana menarik seperti viewmaster dan booth-booth kuliner!

RUNDOWN ACARA

JURI

Sidi Saleh (Film maker)

Sidi Saleh lahir di Jakarta, Indonesia pada 5 April 1979. Ia mendapat gelajar Sarjana Sinematografinya dari Institut Kesenian Jakarta. Setelah lulus, ia terjun dalam industri film pada awal tahun 2000an dan terus aktif dalam departemen sinematografi.
Ia mendapat penghargaan dalam film panjang eksperimentalnya sebagai sinematografer pada Babi Buta Yang Ingin Terbang ( Fipresci Award pada Rotterdam Film Festival 2009 ), Postcard From The Zoo ( In Competition Berlinale Film Festival 2012 ) dan salah satu film pendeknya Kara Anak Sebatang Kara ( Cannes Director’s Fortnight 2005 ). Sidi memulai debut sutradaranya pada tahun 2011 dengan Full Moon, salah satu film pendek pada omnibus Belkibolang dan terus melanjutkan karirnya sebagai sutradara. Pada tahun 2013 ia berpartisipasi pada workshop film pada Berlinale Talent Campus.
Film pendek ketiga Sidi, Fitri, masuk ke dalam In Competition Clermont Ferrand International Film Festival 2014. Film berikutnya, Maryam, memenangkan penghargaan Best Short Film pada The 71st Mostra Internazionale d’Arte Cinematografica Film Festival 2014 di Venice.

MIKAEL JOHANI (KRITIKUS)

Mikael Johani, kritikus film dan kritikus sastra. Pernah menjadi kurator Festival Film Solo dan juri Sayembara Manuskrip Puisi Dewan Kesenian Jakarta. Tulisan-tulisannya pernah dimuat di berbagai media online maupun offline, termasuk filmindonesia.or.id, Pop Teori, Sinema Indonesia, Bung!, boemipoetra, Vita Traductiva, a+, Matabaca, soap, Koran Tempo, dll.

IFA ISFANSYAH (FILMMAKER)

Ifa Isfansyah lahir di Jogjakarta pada tahun 1979 dan berhasil menyelesaikan studinya di Jurusan Televisi Institut Seni Indonesia Jogjakarta. Pada tahun 2001, bersama beberapa teman membuat komunitas film bernama Fourcolours Films dan mulai aktif memproduksi film-film pendek. Tahun 2006, Ifa mendapatkan beasiswa dari Asian Film Academy di Pusan Int’l Film Festival untuk melanjutkan studi penyutradaraannya di Im Kwon Taek College of FIlm & Performing Art, Korea Selatan.
Film-filmnhya telah meraih banyak penghargaan baik dalam festival dalam negeri seperti Sang Penari yang dinobatkan sebagai Film Terbaik pada Festival Film Indonesia 2011, serta festival film internasional dengan Setengah Sendok Teh, Rumah dan Musim Hujan. Film yang ia produseri, SITI, juga telah menjadi Film Terbaik pada Festival Film Indonesia 2015, dan diputar di berbagai festival film internasional. Selain sebagai pembuat film, ia juga sebagai pendiri Jogja-Netpac Asian Film Festival dan juga Jogja Film Academy.

kurator

Albertus Wida W

Biasa dipanggil Obe, besar di pinggiran Jakarta, berkuliah di ITB sebagai mahasiswa fisika teknik. Mulai menaruh hati pada film sejak masuk Liga Film Mahasiswa ITB, sekarang sering hinggap ke pemutaran di sana-sini sebagai pelarian kuliah yang sulit.

M. NANDRADI TOYIB

Toyib, manusia yang kadang suka bingung sendiri, dan sering mengecewakan orang lain. Sangat ingin mendalami dunia sinema, dan sedang mencari wawasan lebih di sembarang tempat. Mahasiswa Elektro yang biasa. tidak ada yg spesial.

silmi kaffah

Bisa dipanggil Silmi, namanya pasaran tapi nggak apa. Sedang menyusun tugas akhir di Teknik Industri ITB. Gemar sama film yang menurut orang-orang aneh tapi aslinya a hopeless romantic at heart. Kenalan sama film waktu SD berkat musik-musik keluaran Aksara Records (RIP) pas jadi soundtrack di Janji Joni. Menyukai musik dan film sampai sekarang. Tapi gak bisa bikin dua-duanya. Penikmat sejati.

PERMATA ADINDA PRIYADI

Dinda, berkuliah di ITB jurusan teknik kimia. Menggemari film sejak kecil, namun baru berusaha memahami film sejak masuk ke Kineklub LFM ITB. Sekarang ini juga aktif di Bahasinema dan Lalajo Babarengan demi menghidupkan pemutaran-pemutaran film Indonesia di Bandung.

SATRIO BAGUS PRABOWO

Satrio atau Tayo, sembilan belas, Teknik Perminyakan ITB. Sedang berusaha untuk menyeimbangkan kehidupan sebagai anak bungsu, mahasiswa kurang kerjaan, dan hamba Tuhan yang beriman. Gemar mengeksplor berbagai hal, terutama film dan musik.

AWARD:

"GAJAH EMAS"

Best Film

"GADING YANG TAK RETAK"

Best Cinematography
Techniques

TOTAL PRIZE

12.000.000

HUBUNGI KAMI

  • Liga Film Mahasiswa ITB
  • JL. Ganesha 10
  • Bandung

  • Ganesha Film Festival
  • Ganesha Film Festival 2016
  • Ganffest
  • Ganffest
  • ganffest2016@gmail.com

  • Wyona Pramono
  • 081807071887
  • Email: Wyonapramono@gmail.com

  • Irfan Listiawan
  • 085710501720
  • Line: irfanlistiawan